Oleh: masykurfitriawan | Maret 22, 2008

nylekit

Air yang menggenangi telapak kakiku dinginnya merembet sampai kepala. Langit belum menuntaskan tugasnya untuk menumpahkan air kehidupan. Rintik hujan masih turun di sana-sini.

Di tengah suasana dingin seperti ini, membuatku merasa boring karena tidak bisa go anywhere. Seperti terkungkung di dalam bilik kostku. Perasaan ini semakin menjadi karena tetangga kamar pada pulang kampung. Aku tidak punya nyali untuk keluar menghadapi Sang Angin Malam yang berkeliaran.

Melayanglah sebuah SMS ke teman lama. Sekedar menanyakan kabar. Dan memberitahuku bahwa aku sekarang kost. Punya maksud agar lain kali dia bisa datang sekedar menemaniku.

Jawaban atas pertanyaanku dia jawab dan dia menambahkan: gimana, enak g jadi guru?

Sebuah pertanyaan yang nylekit bagiku. Ku balas: hidup kalo enak2 terus malah tidak terasa enak. Slalu ada hitam-putih biar yang putih kelihatan putih.


Tanggapan

  1. kemarin pas bapak ibu dtg k solo buat wisuda, aku dimarahi.
    “kowe ki kurang opo, sekolah wis rampung, durung wisuda wis entuk kerjo, sing ngenteni kowe wis ono, koq yo gajian sewulan separo mung dienggo nyumbang dokter sing wis sugih2, awak ra mundak lemu malah soyo kuru!”
    kau tau,jd guru dg murid2 yg selalu bisa membuatmu tersenyum, lbh bahagia, drpd menghadapi benda mati 7hr seminggu, sendiri, sepi, menangis, semua itu menjadi teman sehari-harimu :) keeep smile..
    semangaaaaaaaaaaaaaaaaaattttttt… :)

  2. dah kulihat blogmu..
    bagus.
    dl aq pgen buat, tp g mudeng py carane..
    skr?
    mana sempaaattt… :D

  3. huhuhu..kadang orang suka asal jeplak kalo komentar.

    btw, kata temenku yang guru juga..semua guru itu pasti awet muda. gak pernah ada yang terlihat jadi tua. mungkin karena banyak energi muda di sekelilingnya.

  4. Blognya bagus mas..Siippp :)
    mar: mega suka ngeblog juga ? diamna alamatnya ?

  5. Q belum bisa buat blog mas, tapi biasanya cuman nulis2 di blog friendster :)


Beri tanggapan

Your response:

Kategori